Mengapa Label Pakaian Sering Diabaikan?
Hampir semua orang pernah merusak pakaian favorit karena mencucinya dengan cara yang salah. Jas wol menyusut, gaun silk berkerut permanen, atau sweater cashmere yang berbulu setelah masuk mesin cuci — semua ini bisa dihindari jika kita meluangkan 10 detik untuk membaca label perawatan. Di Prestige Clean, kami percaya bahwa edukasi perawatan yang benar adalah bagian dari layanan kami.
Simbol-simbol Penting pada Label Pakaian
| Simbol | Artinya | Keterangan |
|---|---|---|
| Lingkaran | Dry Clean | Harus dicuci dengan metode dry clean profesional |
| Lingkaran dengan X | Jangan Dry Clean | Hindari penggunaan solvent kimia |
| Ember air | Bisa dicuci air | Angka di dalamnya menunjukkan suhu maksimum (°C) |
| Ember dengan X | Jangan dicuci air | Termasuk tidak boleh dicuci tangan |
| Setrika | Bisa disetrika | Titik di dalamnya menunjukkan tingkat panas |
| Segitiga | Pemutihan diizinkan | Segitiga dengan X berarti dilarang menggunakan pemutih |
Kain yang Hampir Selalu Membutuhkan Dry Clean
Sebagai panduan umum, kain-kain berikut sangat disarankan untuk selalu di-dry clean: wool, cashmere, angora, silk, chiffon, taffeta, velvet, dan bahan berstruktur seperti jas dan blazer. Meski labelnya tidak secara eksplisit mewajibkan dry clean, penggunaan air panas atau mesin cuci berputar kencang bisa merusak tekstur dan bentuk kain tersebut secara permanen.
Jika Ragu, Tanyakan ke Kami
Tidak semua label memberikan informasi yang lengkap, dan kadang label sudah pudar sehingga sulit dibaca. Jika Anda tidak yakin bagaimana cara merawat pakaian tertentu — terutama yang memiliki nilai sentimental atau finansial tinggi — tim Prestige Clean siap memberikan konsultasi. Bawa saja ke gerai kami di Bandung, atau kirim foto label via WhatsApp untuk panduan awal.